Non Destructive Test : Principes, Techniques And Application

Non Destructive Test : Principes, Techniques And Application

Bali / Yogyakarta / Bandung | 21 – 24 January  2014 | Rp 8.600.000,- / person
Bali / Yogyakarta / Bandung | 4 – 6  February  2014 | Rp 8.600.000,- / person
Bali / Yogyakarta / Bandung | 25 – 27  February  2014 | Rp 8.600.000,- / person
Bali / Yogyakarta / Bandung | 4 – 6  Maret  2014 | Rp 8.600.000,- / person
Bali / Yogyakarta / Bandung | 18 – 21  Maret  2014 | Rp 8.600.000,- / person

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

 

DESCRIPTION

Teknik pengujian dengan metode NDT (Non-Destructive Testing) saat ini telah banyak digunakan khususnya pada kegiatan studi kelayakan. NDT merupakan suatu inspeksi/test terhadap kondisi suatu bahan atau komponen yang merupakan suatu hasil produksi suatu industri proses atau pada pengelasan, apakah terdapat crack atau cacat pada bahan tersebut, dimana test tersebut tidak menyebabkan kerusakan/destruktif pada material yang ditest tersebut. Pengujian dapat mendeteksi secara dini timbulnya crack atau flaw pada material secara dini, tanpa menunggu material tesebut gagal ditengah operasinya. Dari tipe keberadaan crack pada material NDT dapat dibedakan dalam 2 macam, yaitu: surface crack dan inside crack. Pada saat pengujian maka harus sudah ditentukan dahulu targetnya (misal surface crack atau inside crack), baru digunakan metoda NDT yang tepat.

Dalam pembangunan suatu industri, baik industri konvensional atau modern, reaktor riset atau reaktor daya membutuhkan personil dengan latar belakang keteknikan seperti sipil / konstruksi, perekayasa material (material engineering), serta personil dengan keahlian khusus. Keahlian khusus yang dimaksud adalah keahlian dalam bidang pengelasan dan Non Destructive Test (NDT). Personil dengan keahlian khusus dalam bidang NDT diperlukan untuk memeriksa hasil pabrikasi dan konstruksi suatu komponen. Hasil pabrikasi, misalnya hasil pengerolan suatu logam yang akan digunakan sebagai suatu komponen dan hasil konstruksi misalnya hasil sambungan satu atau dua logam atau lebih yang di sambung dengan cara di las. Hasil pabrikasi maupun konstruksi harus bebas diskontinuitas seperti yang dipersyaratkan di dalam standar tertentu.

Namun pada prakteknya, banyak tenaga operator yang kurang memahami metode pengujiannya secara tepat dan aman, sehingga tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan. Hal ini mengakibatkan kerapnya terjadi fail yang menyebabkan kerusakan fisik pada materi uji dan bahkan pengujinya. Oleh karena itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang menjelaskan teknik-teknik pengujian yang tepat dan aman.

OUTLINE

  • Pengantar Metode NDT (NDT Introduction)
  • Pemanfaatan NDT dalam dunia industri
  • Kualifikasi Personel NDT
  • Pengenalan Alat NDT
  • Metode NDT:
  • Metode Visual
  • Metode Permukaan
  • Metode Volumetrik
  • Uji Kebocoran dan Uji Hidrostatis.
  • Aspek Safety dalam NDT
  • Visual Inspection
  • Liquid Penetrant Test
  • Magnetic Particle Inspection
  • Eddy Current Test
  • Radiographic Inspection
  • Lab visit

COURSE  SCHEDULE

  • BALI / YOGYAKARTA/ BANDUNG
  • 7 – 9 January  2014
  • 21 – 24 January  2014
  • 4 – 6  February  2014
  • 25 – 27  February  2014
  • 4 – 6  Maret  2014
  • 18 – 21  Maret  2014
  • 8 – 10  April  2014
  • 29 April  –  2  May  2014
  • 20 – 23  May  2014
  • 3 – 5  June  2014
  • 24 – 27  June  2014

Promo Rate :

  • Rp 8.600.000,- / person
  • ++non- residentiaL ++
  • Rp9.800.000,- / person
  • ++ residentiaL ++

 

About the Author:

Post a Comment